Kumpulan Skripsi S1 Keperawatan: HUBUNGANANTARA KONTRASEPSI HORMONALPILDENGAN KEJADIAN MENINGKATNYA TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MASKASSAR TAHUN 2010
Sebelum anda melakukan download full teks terhadap semua skripsi dalam webblog ini maka sebaiknya anda membaca PRIVACI/WARNING dari kami

New* Proposal Lelang Rp. 500 Rb (Nego)>>> "Hubungan Penggunaagn Kontrasepsi PIL KB Hormonal dengan Libido pada Wanita Usia Subur" >>> Selengkapnya DISINI

New* Proposal lelang Rp. 500 Rb (Nego). >>> Hubungan Kafein Yang Terkandung Dalam Kopi Atau Teh Dengan Tingkat Kesuburan Pada Wanita Dari Pasangan Usia Produktif. read more ......

C A U T I O N !!!
Untuk membaca setiap url postingan dalam webblog ini, agan-agan akan di arahkan ke url adf.ly.com selama 5 detik, dan untuk melanjutkan membaca artikelnya maka tinggal klik "SKIP AD" yang berada pada pojok kanan atas dan agan akan diarahkan langsung ke url postingan yang mau dituju.

Hai rekan-rekan sekalian yang lagi sementara menyusun sebuah skripsi dan bagi mereka yang mencari literature buat makalah atau apapun itu yang menyebabkan hal ini menjadi kebutuhan anda, disini kami mencoba memberikan sebuah refensi yang bisa mendukung kegiatan anda tersebut. Harapan kami adalah kebutuhan akan sebuah referensi anda bisa temukan disini. Kami hadir hanyalah semata untuk berbagi ilmu, sebab kami sadari bahwa ilmu hanya bisa berguna bila bisa bermanfaat bagi khalayak namun kamipun tidak mendukung kegiatan plagiat dan olehnya itu bila anda melakukan hal tersebut maka konsekuensi dan tanggung jawab moral tentunya juga berada ditangan anda.

Kesalahan terbanyak yang paling banyak dilakukan oleh rekan-rekan ketika mencari sebuah referensi adalah ketika telah menemukan referensi yang dicarinya, maka tidak segan-segan melakukan kegiatan plagiat (mengkopi seluruh isi pustaka/buku) tanpa sudi membahasakan dalam bentuk bahasa dan pemahaman yang ditangkapnya dari referensi tersebut. Oleh itu kami sekali lagi tidak mendukung kegiatan tersebut

Dan kunci sukses dalam menyelesaikan sebuah skripsi adalah kerja keras. Tanpa kerja keras hasil yang anda peroleh pun juga nol. Mau atau tidak, hanya merekalah yang gemar bekerja akan mendapat hasil.

Rekan-rekan sekalian, disinipun kami tidak hanya sekedar memberikan referensi buat anda namun kamipun akan berusaha membantu anda dalam menyelesaikan skripsi, kami pun berharap mudah-mudahan pengunjung blog ini adalah mereka yang mau belajar dan bekerja.

Selasa, 04 Januari 2011

HUBUNGANANTARA KONTRASEPSI HORMONALPILDENGAN KEJADIAN MENINGKATNYA TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MASKASSAR TAHUN 2010

HUBUNGANANTARA KONTRASEPSI HORMONALPILDENGAN KEJADIAN
MENINGKATNYA TEKANAN DARAH  PADA WANITA USIA SUBUR DI  PUSKESMAS
KASSI-KASSI KOTA MASKASSAR
TAHUN 2010

Yang disusun dan diajukan oleh :

ARDIANSYAH
C 121 08 540
 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2010
============================================
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Paradigma  baru  program Keluarga Berencana Nasional  telah  diubah Visinya dari mewjudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS) menjadi Visi Untuk mewujudkan “Keluarga Berkualitas tahun 2015”. Keluarga yang berkualitas adalah keluarga yang sejahtera, sehat, maju mandiri, memiliki jumlah anak yang ideal, berwawasan kedepan bertanggung jawab, harmonis dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam Paradigma baru program Keluarga Berencana ini, misinya sangat menekankan pentingnya upaya menghormati hak-hak  reproduksi,  sebagai upaya integral dalam meningkatkan kualitas keluargan (Saifudin, 2006). 

Keluarga adalah salah satu diantara kelima matra kependudukan yang sangat mempengaruhi  perwujudan  penduduk yang  berkualitas. Visi  tersebut dijabarkan dalam enam misi, yaitu : 1) memberdayakan masyarakat untuk membangun keluarga kecil berkualitas, 2) mengggalang kemitraan dalam peningkatan kesejahteraan, 3) meningkatkan kualitas pelayanan KB dan kesehatan reproduksi, 4) meningkatkan  promosi,  perlindungan  dan  upaya mewujudkan hak-hak reproduksi,  5) meningkatkan upaya pemberdayaan perempuan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan Gender melalui program Keluarga berencana, dan 6) mempersiapkan  sumber Daya manusia berkualitas sejak  pembuahan  dalam  kandungan  sampai  dengan  usia  lanjut. (Saifudin, 2006) dan masyarakat dunia menganggap Indonesia telah berhasil2 menurunkan angka kelahiran  dengan  bermakna. Buktinya,  Indonesia  dianugrahi “Population Award” oleh PBB dan ditunjuk sebagai pusat rujukan KB, kesehatan reproduksi penduduk (Siswanto, 2006).
Di Sulawesi Selatan, pembangunan  KB  selama  3  dasawarsa  khususnya dari aspek kualitas tidak dapat disangkal telah mewuwjudkan keberhasilan. hal ini terlihat dari menurunnya laju pertumbuhan  penduduk.  Dari  1.56%  tahun  2005 menjadi 1,77 % pada tahun 2006 dan 0,60 % pada tahun 2007. (Profil Kesehatan Sulsel, 2007). 

Tercatat bahwa sampai Desember 2007 peserta KB aktif (PUS yang masih menggunakan  salah satu kontrasepsi) sebanyak 767,864 atau 62,23 %  dari Pus sebanyak 1,2954.33 dimana dari 100 PUS yang ada terdapat 55 PUS yang ber- KB. (Profil Kesehatan Kab/Kota 2007). 

Berdasarkan data BKKBN Sulawesi Selatan keadaan peserta KB aktif dari tahun 2004 sampai 2007 terus meningkat ini terlihat dari jumlah  pasangan  usia subur yang menggunakan kontrasepsi terus meningkat 86.658 atau 43,48 % tahun 2004, 96.334 atau 60,01 % tahun 2005,101.460  atau  60,62 %  tahun  2006  dan 112.907 atau 66,01 % tahun 2007. sementara tahun 2008 sampai bulan September
peserta KB aktif mengalami peningkatan dari 112.907 tahun 2007 menjadi 119.619 tahun 2008 atau 69,37 persen (Profil Kesehatan Kab/Kota 2007). 

Namum demikian, terlepas dari berbagai keberhasilan  dan  keuntungan Program KB  tersebut  ternyata kontrasepsi hormonal  tidak  terlepas dari berbagai kekurangan  terutama yang   berhubungan dengan  efeknya        terhadap kesehatan, Khususnya hormon yang  terkandung dalam kontrasepsi  tersebut bila digunakan dalam jangka waktu yang lama ternyata dapat menimbulkan berbagai efek3 samping yang merugikan salah  satunya adalah hipertensi .walaupun perubahan ini reverseible, tetapi  kadang-kadang  menetap  meskipun  obat  telah  dihentikan. (Anna dkk, 2006). 

Dari Studi Prosfektif yang dilakukan oleh Fisch dalam  Anna,  dkk (2006) didapatkan  adanya  peninggian  tekanan  darah  sistolik  dan  diastolik  pada pemakaian kontrasepsi hormonal. Dari laporan lain yang dikemukaan oleh Freser dalam Anna, dkk (2006), bahwa salah satu dari jenis kontrasepsi hormonal yaitu kontrasepsi oral (KOK) menyebabkan  kurang  lebih  4-5  %  wanita  normotensi menderita hipertensi dan meningkatkan tekanan darah pada kurang lebih 9-16 % wanita dengan hipertensi sebelumnya. Sementara resiko kematian akibat penyakit kardiovaskuller meningkat 4-7 kali pada wanita yang menggunakan kontrasepsi oral yang mengandung 5 mikrogram Estrogen. 

Selain akibat penggunakan kontrasepsi hormonal, hipertensi  juga  dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: Umur, Obesitas, alkohol, rokok, dan faktor keturunan. Berdasarkan data sekunder yang diperoleh di Puskesmas Kassi- Kassi Bagian Pelayanan Keluarga Berencana jumlah akseptor KB yang menggunakan kontrasepsi hormonal suntik, pil dan Implant adalah sebagai berikut : KB Suntik 238, KB Pil 85 dan implant 28 Akseptor. 

Adanya peningkatan penggunaan kontrasepsi hormonal dalam masyarakat, tentu berpengaruh terhadap meningkatnya kasus hipertensi.  Berangkat dari permasalahan ini, penulis tertarik  untuk meneliti “hubungan antara kontrasepsi hormonal pil dengan kejadian hipertensi pada  wanita  usia subur”

Full Teks  Dowmload Now

2 komentar:

  1. adakah koesioner terkait penelitian tersebut?

    BalasHapus
  2. download aja..dan liat hasilnya.

    BalasHapus

Terimakasih atas kunjungan agan-agan di webblog ini. Bila ada masalah download, segera laporkan secara terperinci dan juga bila ada unek2 yang mau ditanyakan silahkan berkomentar dengan baik. Semua koment akan dibalas sesegara mungkin selama pulsa ane buat OL masih ada. "UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN, SEBGAI BLOGGER DIHARAPKAN JANGAN MENGHAPUS KOMENT SENDIRI YANG SUDAH ADA, JIKA TIDAK KOMIT DENGAN INI...PERTANYAAN BERIKUTNYA TIDAK AKAN DILAYANI.

Tag

Pemijatan bayi bulan penerapan bedside teaching mutu perbandingan persepsi pasien jps pengetahuan sikap perawat strategi pengaruh orientasi terhadap tingkat antara beban kerja efektifitas teknik pelaksanaan prosedur tetap dengan hubungan petugas pemberian cognitive support abstrak studi perbandingan persepsi kepuasan tentang bodi image pada relaksasi benson correlation attitude of pregnant in Mardiatun analysis of relation between prestation konseling keluarga gangguan diri pada pengetahuan sikap analyze correlation knowledge hubungan dukungan keluarga penyuluhan pre operasi kontrasepsi faktor-faktor pendidikan kesehatan gambaran klien yang analisis interpretasi kadar gds glukosa mekanisme koping pada perbedaan efek kompres survey hemoglobin lansia berdasarkan dalam derajat cacat kusta kekuatan otot penderita inisiasi relaksasi kepatuhan melaksanakan kualitatif konsep dan perilaku indeks prestasi lulusan terapi aktivitas kelompok tak body bidan karakteristik ibu pelatihan asuhan