Kumpulan Skripsi S1 Keperawatan: Cara Mudah Membuat Sebuah Judul Penelitian
Sebelum anda melakukan download full teks terhadap semua skripsi dalam webblog ini maka sebaiknya anda membaca PRIVACI/WARNING dari kami

New* Proposal Lelang Rp. 500 Rb (Nego)>>> "Hubungan Penggunaagn Kontrasepsi PIL KB Hormonal dengan Libido pada Wanita Usia Subur" >>> Selengkapnya DISINI

New* Proposal lelang Rp. 500 Rb (Nego). >>> Hubungan Kafein Yang Terkandung Dalam Kopi Atau Teh Dengan Tingkat Kesuburan Pada Wanita Dari Pasangan Usia Produktif. read more ......

C A U T I O N !!!
Untuk membaca setiap url postingan dalam webblog ini, agan-agan akan di arahkan ke url adf.ly.com selama 5 detik, dan untuk melanjutkan membaca artikelnya maka tinggal klik "SKIP AD" yang berada pada pojok kanan atas dan agan akan diarahkan langsung ke url postingan yang mau dituju.

Hai rekan-rekan sekalian yang lagi sementara menyusun sebuah skripsi dan bagi mereka yang mencari literature buat makalah atau apapun itu yang menyebabkan hal ini menjadi kebutuhan anda, disini kami mencoba memberikan sebuah refensi yang bisa mendukung kegiatan anda tersebut. Harapan kami adalah kebutuhan akan sebuah referensi anda bisa temukan disini. Kami hadir hanyalah semata untuk berbagi ilmu, sebab kami sadari bahwa ilmu hanya bisa berguna bila bisa bermanfaat bagi khalayak namun kamipun tidak mendukung kegiatan plagiat dan olehnya itu bila anda melakukan hal tersebut maka konsekuensi dan tanggung jawab moral tentunya juga berada ditangan anda.

Kesalahan terbanyak yang paling banyak dilakukan oleh rekan-rekan ketika mencari sebuah referensi adalah ketika telah menemukan referensi yang dicarinya, maka tidak segan-segan melakukan kegiatan plagiat (mengkopi seluruh isi pustaka/buku) tanpa sudi membahasakan dalam bentuk bahasa dan pemahaman yang ditangkapnya dari referensi tersebut. Oleh itu kami sekali lagi tidak mendukung kegiatan tersebut

Dan kunci sukses dalam menyelesaikan sebuah skripsi adalah kerja keras. Tanpa kerja keras hasil yang anda peroleh pun juga nol. Mau atau tidak, hanya merekalah yang gemar bekerja akan mendapat hasil.

Rekan-rekan sekalian, disinipun kami tidak hanya sekedar memberikan referensi buat anda namun kamipun akan berusaha membantu anda dalam menyelesaikan skripsi, kami pun berharap mudah-mudahan pengunjung blog ini adalah mereka yang mau belajar dan bekerja.

Senin, 18 Juli 2011

Cara Mudah Membuat Sebuah Judul Penelitian

Kumpulan Skripsi >>> Belajar Skripsi >>> Cara Mudah Membuat Judul Penelitian

Ok..pada kali ini saya akan membahas bagaimana cara mudah dalam membuat judul skripsi sekaligus arah skripsi. Sedikit informasi bahwa mengapa saya dengan mudah membuat sebuah proposal untuk dijual sebagai bahan penelitian (skripsi penelitian), maka jawabannya adalah kemudahan membuat judul dan arah skripsi. Pada tulisan yang lalu saya sudah membahas tentang membuat konsep penelitian namun mungkin masih terasa gamblang dan membingungkan bagi peneliti pemula (sama..saya juga pemula) dan untuk itu, tulisan kali ini adalah pengembangannya

Tanpa banyak cincong, maka adapun tehnik membuat sebuah judul adalah 
  1. Carilah sebuah ide yang pokok yang belum pernah diteliti
  2. Carilah issue yang ada dimasyarakat dalam hal ini problem yang lagi tren di masyarakat.
  3. Bisa saja ide itu bersal dari penelitian orang namun dalam hal ini anda dalam posisi mengembangkan penelitian tersebut.
Ketiga point diatas adalah kunci hadirnya judul penelitian dan tinggal menentukan arah penelitian. Perlu diketahui bahwa judul peneltian yang terlalu umum membuat peneltian tersebut tidak punya arah. Sebagai contoh judul peneltian yang tidak punya arah dan penelitian dengan judul terarah adalah sebagai berikut :

Judul penelitian yang tidak punya arah :
"Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada Balita di Puskesmas x Kecamatan x Kabupaten x Tahun x"

Judul penelitian yang terarah :
"Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA Berulang pada Balita Umur 3 - 5 Tahun di Puskesmas x Kecamatan x Kabupaten x Tahun x"
atau
"Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA Berulang pada Balita Umur 0 - 2 Tahun di Puskesmas x Kecamatan x Kabupaten x Tahun x"

Gimana..sudah jelas perbedaannya kan...? ok, mari kita simak perbedaannya. Titik berat perbedaannya adalah pada kasus ISPA dalam hal ini bahwa diketahui ISPA ini adalah paling banyak memiliki kunjungan bahkan berada dalam urutan pertama sebagai kunjungan kasus penyakit di puskesmas. Mengapa paling banyak ? maka jawabannya adalah karena anak yang datang berobat dengan kasus ISPA itu bukan karena banyaknya jumlah anak yang menderita ISPA tapi anak tersebut datang berobat dengan kasus ISPA tidak hanya sekali .Jadi bisa saja orang tersebut datang dua kali dengan keluhan penyakit yang sama.

Kemudian pertanyaan berikutnya adalah mengapa tidak ISPA saja ?, sasarannya kan bisa 2 yaitu ISPA berulang dan ISPA tidak berulang  ? maka jawabannya adalah titik terberatnya adalah justru karena sasaran tersebut (ISPA berulang dan tidak berulang). Anda akan kesulitan mencari Balita dengan kasus ISPA tidak berulang dikarenakan biasanya para orang tua memberi obat sendiri dan berhasil sembuh sebelum dibawa ke puskesmas untuk berobat. Mereka hanya akan datang bila sakitnya tidak kunjung sembuh atau datang berobat karena kali berikutnya tidak berhasil sembuh dengan terapi obat warung. Jadi dalam hal ini anak tersebut sudah pernah menderita ISPA. Bisa saja sih anda menunggu dengan sabar sampai datangnya Balita dengan kunjungan kasus ISPA pertama kali namun akan membuat peneltian anda memakan waktu yang lama dan berkhir pada biaya yang besar.

Ok..sekarang masalah Balita dalam hal ini umur, mengapa umur harus memiliki batasan ? Perlu diketahui bahwa jika mengambil umur 0 - 5 tahun maka jumlah responden peneltian anda akan terlalu besar dan membuat kerancuan. Dimana letak kerancuannya ? maka jawabannya adalah anak dengan usia 0 - 2 tahun memiliki perbedaan respon daya tahan tubuh dengan anak usia 3 -5 tahun.

Sekarang mengenai faktor-fektor penyebab ISPA, pertanyaan yang mungkin timbul dibenak anda adalah ini kan juga termasuk terlalu umum, faktornya kan banyak ?. Benar...judul dengan "Faktor-faktor yang berhubungan dengan ......" adalah termasuk awal judul penelitian yang terlalu umum. Sebenarnya sih gak masalah karena ekor judul penelitian seperti judul diatas sudah terkunci, jadi larinya bakalan gak kocar-kacir. dan yang kedua adalah jika anda mengunci atau mempersempit judul awal skripsi maka yang terjadi adalah responden penelitian anda akan terlalu kecil dan hal ini membuat penelitian anda tidak valid. contoh Pengaruh Kebiasaan Merokok dalam Rumah berhubungan dengan kejadian ISPA Berulang pada Balita Umur 0 - 2 Tahun di Puskesmas x Kecamatan x Kabupaten x Tahun x". Kenapa menjadi sempit sekali karena dari judul saja sudah bisa ditebak bahwa disana telah ada batasan yang sangat jelas dimana batasan tersebut adalah kebiasaan merokok dalam rumah. Mari kita lihat batasannya : mempersempit awal judul disini membuat anda akan kesulitan mencari responden karena bisa saja Balita tersebut terserang ISPA karena asap dapur rumah atau ventilasi yang tidak memadai atau kepadatan hunian atau perubahan cuaca dll.

Jadi singkatnya adalah buatlah sasaran dengan arah yang memudahkan penelitian anda, semakin spesifik judul anda maka semakin mudah penelitian anda dan waktu dan biayanya pun akan berkurang dan yang kedua yang perlu di ingat adalah jika awal judul penelitian anda telalu umum maka usahakanlah ekor judul yang menjadi keterkaitan awal judul lebih spesifik atau sebaliknya jika awal judul penelitian anda sudah sempit maka usahakanlah ekor judul penelitian agak longgar. Hal ini bertujuan agar peneltian anda tidak memiliki responden terlampau besar tapi juga tidak terlampau sedikit yang pada akhirnya penelitian anda akan menjadi valid.

Ok...Mari kembali ke awal, contoh lain membuat judul. Saya sendiri jika membuat sebuah ide penelitian tidak terlepas dari issue dalam hal ini masalah yang lagi hangat dimasyarkat. Langsung ke TKP, jika dimasyarakat atau media membicarakan tentang maraknya jajanan anak SD yang tidak bersahabat dengan kesehatan anak maka hal ini bisa dijadikan sebuah ide penelitian. Adapun cara membuatnya sebagai ide penelitian yang terarah dengan contoh adalah "Hubungan Jajanan Anak Sekolah Pada Pedagang Kaki Lima Terhadap Kesehatan Pencernaan Anak di Sekolah Dasar x...bla bla bla"

Dasar konsep dari Hubungan Jajanan Anak Sekolah Pada Pedagang Kaki Lima Terhadap Kesehatan Pencernaan Anak di Sekolah Dasar x...bla bla bla" :

Maka disini kita sudah dapat menentukan kerangka konsepnya :

Variabel Dependen                                             Variabel Independen
Jajnan Anak                                                          Kesehatan Pencernaan
- Minuman                                                           - Sehat
- Makanan cepat saji                                            - Tidak sehat (pernah diare atau 
   (di goreng atau direbus)                                        muntah akibat keracunan)

dari hasilkerangka konsep seperti ini maka bisa disusun sebuah pertanyaan penelitian atau hipotesis awal :
  1. Adakah hubungan minuman yang dikonsumsi dari Jajanan Anak Sekolah Pada Pedagang Kaki Lima Terhadap Kesehatan Pencernaan Anak di Sekolah Dasar x...bla bla bla" 
  2. Adakah hubungan makanan yang dikonsumsi dari Jajanan Anak Sekolah Pada Pedagang Kaki Lima Terhadap Kesehatan Pencernaan Anak di Sekolah Dasar x...bla bla bla"
 dan dari sini pula bisa di susun  yang menjadi tujuan khusus penelitian
  1. Untuk mengetahui adanya hubungan minuman yang dikonsumsi dari Jajanan Anak Sekolah Pada Pedagang Kaki Lima Terhadap Kesehatan Pencernaan Anak di Sekolah Dasar x...bla bla bla" 
  2. Untuk mengetahui adanya hubungan makanan yang dikonsumsi dari Jajanan Anak Sekolah Pada Pedagang Kaki Lima Terhadap Kesehatan Pencernaan Anak di Sekolah Dasar x...bla bla bla"
dan berikutnya bisa disusun sebuah tujuan umum

Adakah Hubungan Jajanan Anak Sekolah Pada Pedagang Kaki Lima Terhadap Kesehatan Pencernaan Anak di Sekolah Dasar x...bla bla bla" 

Nah..selesai deh arahnya...kini tinggal nyari literature saja seputar hal diatas yaitu makanan yang menyehatkan, cara pengolahan dan penyajian makanan ringan, cara memilih makanan ringan buat anak dll.

OK...semoga hal ini bisa bermanfaat dan semoga sukses dalam penelitian.

102 komentar:

  1. gan, tlong buatin judul skripsi tentang keperawatan anak,jiwa,sama maternitas donk..

    BalasHapus
  2. Hmmmm, gimana yah...bukannya ga mau ngebantu gan tapi ente malah nodong, blog ini kurang ngebantu apalagi ? Ok, coba simak aja klik di menu bar "Free Skripsi" dan "Free Skripsi 2", disana ada banyak contoh judul yang bisa menginspirasi dan semuanya ada, malah bisal download lagi taksnya tapi saya ingatkan tuk tidak plagiat. Kalo masih tetap bengong kontack sj, sapa tau ane berubah pikian. ;-)

    BalasHapus
  3. gan #tau_ogie : saya boleh minta nomer hapenya gk?
    saya mahasiswa s1 keperawatan univ. Mh Thamrin jakarta
    sedang disemster 7 ingin meminta bimbingan

    BalasHapus
    Balasan
    1. sori baru balas..agan tinggal like FB di page ini,..nanti saya add, and disana agan bisa curhat masalah skripsi...disana sudah ada para senior yang bisa ngebantu kok..

      Hapus
    2. Gan kasih pencerahannya dong mau buat judul skripsi keperawatan komunitas dan anak.

      Hapus
  4. gan mau sharing maslah judul, saya kebingungan untuk memilah-milah judul yang akan di teliti. menurut agan juudul "Hubungan tingkat motivasi dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan berobat lansia dengan hipertensi di kelurahan X" bagaimana? apakah sudah terlalu umum? mohon saran dan kritikannya gan, makasih sebelumnya dan mohon d balas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. judulnya dah mantaaaaaaap...cuma mo ngasih ingat aja bahwa yang mo di ukur dengan judul ini adalah "motivasi dan dukungan (support)" VS "kepatuhan berobat lansia"...hanya ingin melihat apakah mereka patuh ato tidak, seberapa besar tingkat kepatuhannya dengan adanya motivasi n dukungan ato sebaliknya,...

      dan ingat dari judul agan tidak ada unsur melihat tingkat keberhasilan penanganan hipertensi terhadap lansia yg agan teliti..

      salam..semoga sukses...judul perfect

      Hapus
    2. makasih sebelumya sudah membalas dan atas saranya. jadi agar judul saya dapat mengukur tingkat keberhasilannya maka apa yang dapat saya tambahi pada judul saya? mohon bantuannya. makasih :)

      Hapus
    3. jika ingin mengukur tingkat keberhasilan berobat pada judul "Hubungan tingkat motivasi dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan berobat lansia dengan hipertensi di kelurahan X"..maka harus rubah judul, judulnya bisa seperti ini : "Hubungan tingkat motivasi dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan dan keberhasilan berobat pada lansia dengan hipertensi di puskesmas/rumah sakit X"...

      salam..semoga bermanfaat..;-)

      Hapus
    4. oh iya lupa..saya saranka jangan mengukur tingkat keberhasilannya..tahu kenapa ? saya rasa Ike tahu bahwa HT hanya bisa dikatakan berhasil pengabatannya jika HT terkontrol (dibawah 150/100 mmhg)..yang jadi pertanyaan nantinya adalah berapa lama HT pada lansia bisa terkontrol ? 3 hari ? 1 mgg ? 1 bln..jika ukuran terkontrolnya hanya 3 hari maka mending ga usah lakukan penelitian karena HT nya terkontrol karena obat captopril, jika obatnya habis ?,...itu bukan karena He self (artinya bukan karena management HTnya yg bagus) dan jika ukuran terkontrolya 1 mgg maka cukup waktu dan biayakah nangkring dit4 penelitian ? mengumpulkan data pasien pasien LANSIA dengan HT aja dah 1 mgg, tambah 1 mgg lagi buat ngontrol HTnya..kira-kira dengan waktu 2 mgg itu cukup buat waktunya hanya untuk dilapangan ?, belum lagi mengolah data, dst..

      itu sih buat sekedar saran saja..biasanya sih ini bisa jadi motivasi terbalik, malah tambah pengen maju pantang mundur..;-)

      Hapus
    5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kok di kasih ? nih yang mo penelitian dosennya ato ike ?
      lagian..pertanyaannya itu lho..kayaknya serasa gimanaaaaa gitu...hadew..anak ini..

      Maaf nih, judul " PENGARUH PEMANFAATAN TERAPI OKSIGEN HYPERBARIK (TOHB) TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PASIEN di RS AL Dr Mintoharjo" ini masih kurang mantep..pasalnya kebugaran pada pasien apa yang mo di ukur ? apa mo ngukur semua kebugaran pasien yang telah diberi TOHB/HBOT ini ? emangnya literatur yang ike punya segudang yah ?..

      Memang sih, ini kan baru mo di ukur, baru mo dicari tahu pengaruh TOHB/HBOT pada pasien..tapi maksud saya adalah paling tidak apakah punya cukup literatur dengan berbagai kasus penyakit yang mampu merefleksikan bahwa dengan pasien itu memang butuh TOHB/HBOT..contoh misalanya, pasien DM-->Luka pada penderita kencing manis merupakan salah satu komplikasi yang paling ditakuti karena sulit disembuhkan. Paling sering terjadi di kaki dan disebabkan oleh bakteri anaerob. Pemberian terapi HBOT dapat mematikan bakteri tersebut dan mempercepat penyembuhan luka.

      itu sekedar contoh kecil literature yang mereflkesikan bahwa memang pasien itu butuh TOHB/HBOT,

      Jika objek pasiennya terlalu umum, saya khawatir Ike akan kesulitan mencari referensinya...kecuali kasus pemberian TOHB/HBOT ini kurang..yah mo di apalagi..saya cuma ucapkan selamat berjuang..

      Untuk Kerangka Konsepnya..

      Variabel Indepen nya :
      - Pemberian TOHB/HBOT

      bisa ditambah ato tidak dengan yang berikut

      - Tanpa TOHB/HBOT

      Variabel Dependen nya : Pasien ruangan bla..bla..bla..di RS AL Dr. Mintoharjo
      (tinggal ngasih kotak tuh kayak contoh di http://myzonaskripsi.blogspot.com/2012/10/trik-membuat-konsep-penelitian.html.)

      ** Untuk kerangka konsepnya tergantung metode penelitian yang mo di pake..tidak selamanya seperti apa saya contohkan..

      Untuk Hipotesanya ;
      1. Ada pengaruh terapi TOHB/HBOT TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PASIEN di RS AL Dr Mintoharjo.
      2. Tidak ada pengaruh TOHB/HBOT TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PASIEN di RS AL Dr Mintoharjo.

      Untuk metode penelitiannya bisa menggunakan Cross Sectional ato pre-eksperimetal
      (jangan nanya soal metode yah..? banyak tuh di mbah Google..googling dikit lah)

      Saya rasa cukup..semoga tambah puyeng..:-)

      Hapus
    2. jangan marah nih, just kidding

      Hapus
  7. gan, mau tanya lagi sebelumnya maaf nih yaa, untuk kerangka teori "Hubungan Karakteristik Responden dan Kejadian Tuli mendadak dengan Sesi Terapi Hiperbarik" bagaimana ya gan.? saya sudah otak-atik, tp saya mohon sarannya.
    makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hadiew Ike..Ooh Ike..Nih comment terakhir saya buat kamu yah..dan saya anggap bahawa judul ini dah fix, dah Oke buat Ike

      Mari bahas judul dulu...judul "Hubungan Karakteristik Responden dan Kejadian Tuli mendadak dengan Sesi Terapi Hiperbarik"...

      Dari judul tersebut ini berarti Ike mau melihat ;

      1. "Hubungan Karakteristik Responden dengan Sesi Terapi Hiperbarik"
      2. "Hubungan Kejadian Tuli mendadak dengan Sesi Terapi Hiperbarik"

      Jadi ada 2 (dua) variabel Independen yang mo di ukur...

      Untuk kerangka konsep :

      Variabel Independen

      - Karakteristik Responden : Umur (child ...s/d Adult), Sex (Pria/Wanita), Pendidikan, Pengetahuan ttng terapi hiperbarik, dst.
      - Kejadian Tuli mendadak (Psn Tuli Mendadak dan Psn Tdk Tuli Mendadak)

      Variabel Dependen

      - Sesi Terapi Hiperbarik : Frekunsi, Aspek Psikologisnya, dst

      Untuk H0 (Hipotesis Nol/Awal) :

      - Ada hubungan Umur Responden dengan Sesi Terapi Hiperbarik
      - Ada hubungan Sex Responden dengan Sesi Terapi Hiperbarik
      - Ada hubungan Tingkat Pendidikan Responden dengan Sesi Terapi Hiperbarik
      - Ada hubungan Tingkat Pengetahuan ttng terapi hiperbarik Responden dengan Sesi Terapi Hiperbarik
      - Ada hubungan tuli mendadak dengan Sesi Terapi Hiperbarik

      NB/..
      - Saya harap nih judul bener-bener dah fix/oke untuk disetujui..
      - Bukannya pelit akan ilmu..namun pahamilah bahwa hanya satu (only one) judul yang bener-bener bikin you trouble dan perlu perbaikan/saran dikit yang di utarakan disini
      - Terlalu banyak judul yang di share bikin kita sama-sama keneng/puyeng/menguras energi...
      - Semua judul penelitian itu bagus...hanya saja jika itu dianggap masih kurang..maka yang perlu dilakukan hanyalah memperbaikinya, bukannya banting stir sana-sini seperti yang Ike lakukan saat ini..
      - Teguh pendirian, tahan banting adalah modal awal peneliti..bukan judul penelitian dan itu adalah harga dari idealisme

      Semoga saran dan dikit nasehat ini bisa bikin Ike ga plin-plan dalam memilih judul..salam.. semoga sukses

      Hapus
    2. pagi gan, mau tanya aspek psikologis pada sesi terapi hiperbarik itu gmna maksudnya yaa? trus gan saya yang untuk kejadian tuli mendadak saya pakek derajat ketulian bisa tidak ya (penurunan pendengaran ringan jika ambang pendengaran 26-40 dB, penurunan pendengaran sedang jika ambang pendengaran 41-60 dB, penurunan pendengaran berat jika ambang pendengaran 61-90 dB dan penurunan pendengaran sangat berat jika ambang pendengaran >90 dB)? lalu gan saya ingin menggunakan metode penelitian observasi analitik dengan pendekatan cros sectional, untuk observasinya saya harus mengikuti responden terapi sampai 10 sesi terapi atau bisa tidak observasinya saya hanya menggunakan observasi rekam medis/ catatan status pasien? mohon untuk dibantu gan.. makasih

      Hapus
    3. sori nih baru baru balas...lagi demam batu akik..blakangan lagi sibuk ngurusin workshop akik..hehehe..sampingan..maaf nih, kayaknya nih pertanyaan dah lewat masanya..tapi saya tetap akan kupas..

      maksud dari aspek psikologis dari sesi terapi hiperbarik ini adalah bahwa agan bisa tuh menanyakan suasana hati para responden seblum dan sesudah diterapi..apakah ada kecemasan sebelum/sesudah diterapi...nah cemasnya ini bisa dikembangkan lagi, apakah respondennya rag, panik, ketakutan untuk diterapi atau setelah diterapi terkait koping pengetahuan akan hiperbarik..karena bisa jadi responden kopingnya salah terkait informasi yang keliru atau pernah mendengar, melihat bahwa setelah diterapi malah jadi tuli permanen..

      terkait masalah ambang pendengarannya ; bahwasanya ambang pendengaran itu harus selalu mengacu pada literature, jangan di buat sendiri...kalo yang dituliskan itu sudah memiliki referensi maka itu yang dipakai..acuannya adalah ukuran standar pada umumnya

      terus terkait maslah metode penelitian : maka saya sangant apresiasi langkah yang ditempuh oleh ike..untuk jenis judul ike, memang sangat mengena pada hasil akhir penelitian jika mengacu pada metode Ika pilih ini..excelent

      Namun saya tidak menyarankan menggunakan observasi medis/catatan status pasien...itu adalah lambang "pemalas"...bukan peneliti tapi pencuri...ngibulin dosen..not good think.

      salam

      Hapus
    4. berarti responden saya adalah pasien yang menjalani sesi terapi OHB baik yang mengalami tuli mendadak atau tidak mengalamituli mendadak?

      namun jika saya hanya mengambil responden tuli mendadak saja apakah cukup untuk mengetahui kejadian tuli mendadak dari Derajat penurunan pendengaran menurut klasifikasi WHO?
      mohon saran dan masukan gan, mkasih

      Hapus
    5. hadiew...ga meratiin sih..tuh tulisan saya diatas sudah amat sangat tegas..nih saya ulang kembali yah...

      mari lihat judul nya "Hubungan Karakteristik Responden dan Kejadian Tuli mendadak dengan Sesi Terapi Hiperbarik"...ini berarti akan melihat :

      1. "Hubungan Karakteristik Responden dengan Sesi Terapi Hiperbarik"
      2. "Hubungan Kejadian Tuli mendadak dengan Sesi Terapi Hiperbarik"

      ini berarti bahwa
      1. "Hubungan Karakteristik Responden dengan Sesi Terapi Hiperbarik"...ini berarti akan melihat hubungan karakter responden (sex, golongan umur, jenis pendidikan, pengetahuan, dll) terhadap TOHB..disini akan terlihat karakteristik mana yang kecendrungan lebih banyak untuk mengikuti TOHB dan seberapa besar tingkat signifikannya.


      2. "Hubungan Kejadian Tuli mendadak dengan Sesi Terapi Hiperbarik"...ini bermakna bahwa untuk melihat apakah benar memang terjadi tuli mendadak ato tidak...olehnya itu maka tolak ukurnya adalah harus ada 2 kelompok data yang di ukur, yakni pasien dengan tuli mendadak dan pasien yang tidak mengalami tuli mendadak...ini berarti bahwa semua pasien yang di TOHB harus di anamneses, di observasi dalam kurun waktu tertentu (misalnya 2 minggu ngumpulin sample)..disitu nantinya akan terpilah secara sendirinya mana yang lebih banyak, yang tuli ato tidak dan akan terlihat sebarapa besar tingkat signifikannya.

      sekian dulu

      Hapus
  8. min, tolong bantu saya untuk pecerahan judul skripsi saya . Saya berminat pada keperawatan komunitas. Adakah recommended judul yg bisa saya teliti min . Terimakasih min sbelumnya . Mohon pencerahannya. Ditunggu balasannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ok..pertama-tama, makasih buat kunjungannya...dan selanjutnya jangan kapok buat stay disini..

      Bila sdr(i) Indri senang dengan penelitian Keperawatan Komunitas maka langka yang yang harus ditempuh untuk mencapai judul yang tepat adalah sebagai berikut :
      1. Pilih Lokasi...kira-kira didareah/tempat dimana sdr(i) Indri ingin melaksanakan penelitian

      2. Buat Peta Masalah...setelah mendapatkan lokasi tempat yang akan kita lakuka penelitian, maka selanjutnya buat beberapa catatan permasalah yang terjadi disana..secara garis besar aja. Buat 1 s/d 5 ato lebih. Dan untuk data dasar dari pencarian masalah tersebut bisa di akses di kantor desa/kecamatan ato di puskesmas. Ato kalo mo lebih mandiri dan afdol...bisa lakukan survey dengan mengambil beberapa sampel untuk di anamnese/interview/dan di lihat pada beberapa tempat yang berbeda namun di ruang lingkup yang sama. Misalnya, sdr(i) Indri melakukan survei di Kelurahan X dan mengambil sampel interview dibeberapa RT/RWnya..paling tidak 5-10 sampel per kelompok(RT/RW) yang mewakili yang diambil secara random. Ini bertujuan untuk mendapatkan beberapa masalah yang timbul disana.

      3. Setelah mendapatkan Peta Masalahnya...baru kemudian kelompokkan masalah tersebut dalam kategori "Masalah Berat/Sedang/Ringan"...setelah dikelompokkan, tinggal menimbang kelompok masalah mana yang bisa di angkat untuk dilakukan penelitian.
      Dasar pertimbangannya sih flexibel, tergantung kemampuan..;
      a. Jika Kelompok Masalah Beratnya ada 2 ato 3 masalah namun dari ke 2 ato ke 3 masalah tersebut tidak bisa dikerjakan dalam satu penelitian...dan jika hanya mengangkat 1 masalah saja dipandang tidak cukup memberikan hasil (hanya bisa dilakukan penellitian jangka panjang yakni lebih dari 2/3 bulan), maka sebaiknya tinggalkan
      b. Jika Kelompok Masalah Sedang/Ringan ada 2 ato 3 masalah dan dari kesemua masalah tersebut bisa diangkat dalam satu penelitian dan dipandang mampu memberikan hasil (hanya butuh waktu 1 minggu s/d 1 bln), maka sebaiknya itu menjadi pilihan.

      Kesimpulannya...tanpa ke tiga aspek diatas..saya rasa sdr(i) Indri bakal susah bikin judul...tapi kalo sudah punya Peta Masalah, maka baru kami bisa bantu.

      Jadi untuk saran judul, kami tidak bisa membantu..namun membantu sdr(i) Indri menghayalkan sebuah judul, Indri bisa akses ke
      http://myzonaskripsi.blogspot.com/2011/01/free-to-download.html ato
      http://myzonaskripsi.blogspot.com/2011/01/free-download-2.html

      Hapus
    2. Tambahan...skrol ke atas..pada menu bar di blog ini terdapat menu Free Skrips 1 dan Free Skripsi 2..disitu ada beberapa macam contoh judul skripsi dan isinya..tinggal download..gratis.

      Hapus
  9. Boleh sharing tentang judul saya gk,.. saya ngambil judul komunitas hubungan lingkungan dengan kejadian ISPA d daerah saya,.. mohon pencerahan

    BalasHapus
    Balasan
    1. ok LIA...makasih buat kunjungannya...

      Untuk judul "Hubungan Lingkungan dengan Kejadian ISPA" itu masih ngambang...harus lebih spcifik lagi...kalo judulnya sesperti ini maka penelitian LIA akan sangat luas...tiPR Lia sekarang cuma memperbaiki judul tersebut...

      Sekedar masukan ;

      1. Untuk "Lingkungannya" yang bertindak sebagai S (subjeknya)...makas harus specifik...misalnya "Lingkungan Kesehatan"

      2. Untuk Kejadian ISPA yang bertindak sebagai O (objeknya)...maka harus jelas sasarannya...misalnya "Kejadian ISPA Pada Anak Usia 2 - 5 tahun ato bisa juga pada Kejadian ISPA pada anak usia remaja (16 - 21 tahun)

      maka kalo dibangun sebuah judul akan namapak seperti ini :

      Hubungan Lingkungan Kesehatan dengan Kejadian ISPA Pada Anak Usia 2 - 3 Tahun di Desa X, Kec. X.....

      Untuk sementara itu dulu...mudah-mudahan masukan ini bisa membuka wahana berpikir Lia dalam menentukan sebuah judul.

      Hapus
  10. gan,, mau minta tolong nih,, konsultasi sedikit tentang judul skripsi saya tentang " Hubungan Pengetahuan , sikap dan perilaku remaja putri terhadap gangguan menstruasi " sebelum konsulin ke dosen , kira2 yang perlu di perbaiki apa ? mohon bimbinganya .. trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ok..makasih dulu buat kunjungannya...dan berkaitan dengan judulnya sih..GOOD...saya rasa dah bagus...tinggal nambahin dikit aja..yakni remaja putrinya...harus jelas, remaja putrinya di usia berapa nih...

      saya kasih contoh yah ; obtion ;
      1. Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Remaja Putri Usia Sekolah Menegah Umum Kelas 1 dan 2 Terhadap Gangguan Menstruasi Pada bla..bla...bla...ato
      2. Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Remaja Putri Terhadap Gangguan Menstruasi Pada Siswi Kelas 3 di Sekolah bla...bla...bla.. dst.

      Sekarang dah nampak tuh targetnya...kalo judul yang Nisaul usung masih terlalu umum...nanti kebanyakan cewek yang minta diteliti ma kamu...memang sih menyenangkan, tapi bikin modar sendiri kalo dah bejibun. wkwkwkwkwkkk.

      Hadiuw..sorri becanda dikit..tapi kalimat saya itu bermakna bro...dan saya rasa sudah jelas...mudah-mudahan ini bisa mencerahkan, memberikan ide yang lebih luas lagi...salam. :-)

      Hapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. warning 1 (koment dihapus/kabur tapi ninggalin jejak....mending jadi pembaca aja)

      Hapus
  12. bang boleh minta kontak ngga buat pengarahannya, makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. pengarahan hanya bisa dilakukan di blog ini atau di FB follow...hal ini dikarenakan buat media pembelajaran bagi yang lainnya juga.

      Hapus
  13. I appreciate with your answer, so low profile :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks for you coming n comment...low profil doesn't matter for me...;-()

      Hapus
  14. gan minta recomended judul buat keperawatan anak dong .. please ak tungguin

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo saran judul saya ga bisa ngasih...tapi kalo saran mengenai cara membuat judul berkaitan dengan keperawatan anak, maka saya kasih tahu bahwa "agan tinggal jalan2 ke PKM ato ke RS dan lihat disana persoalan apa yang bisa diangkat, jangan bengong dikamar sambil mikir...prinsip penelitian ga seperti itu...prinsip peneletian salah satunya adalah mengangkat kasus dilapangan untuk dilakukan pengukuran...dimulai dari mengumpulkan beberapa masalah dan memilah masalah tersebut. misalnya ; ketika agan jalan2 ke 2 tempat tersebut dan meilihat beberapa anak mengangis dibawa berobat kesana...agan bisa menghampir dan bertanya pada anak/ortunya kenapa menangis ? apakah karena cemas, takut, ato hal lain...nah hal itu bisa digali dan diangkat dalam penelitian. dan kalo mau contoh judul, silahkan klik pada menu bar pada free skripsi 1 dan 2 diatas

      Hapus
  15. ka mau tanya nih judul skripsi keperawatan saya harus kritis. saya udah coba buat judul "pengaruh penggunaan CVC terhadap aliran darah pada pasien kemoterapi" bagaimana pendapat kaka ? apa yang perlu saya perbaiki. mohon bantuannya ya ka terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ok...kritis itu perlu/penting dan harus dan..ok. langsung ke TKP

      judul dengan "pengaruh penggunaan CVC terhadap aliran darah pada pasien kemoterapi" itu dah bagus ; SPOPnya dah OK (Subjek, Predikat, Objek dan Predikatnya dah tersusun secara apik) ; artinya redaksi judul yang agan buat sudah terarah dan pada akhirnya arah penilitian itu juga terarah ; apa yang mau diukur ukur udah jelas objeknya...dan perlu dicermati bahwa pada case ini yang jadi topik adalah

      pengaruh CVC (Central Venous Catheter) VS Aliran Darah

      demikian pendapat yang bisa saya sampaikan...jika ada unek2 lain yang mau di share silahkan dikeluarkan...:-)

      Hapus
  16. Gan mau nanya tentang judul skripsi keperawatan komunitas. saya ada judul
    1. "Hubungan antara kemampuan sosialisasi remaja SMA dengan pola asuh orang tua otoriter, permisif dan demokratis". kira2 bagaimana? dan saya juga masih bingung selain kemampuan bersosialisasi kira-kira bisa diganti variabel apalagi ya?
    2. "Hubungan antara pemakaian gadget dengan kemampuan bersosialisasi anak SMP"
    bagaimana gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bingungnya dimana ? judulnya kan dah jelas...point yang mau diteliti udah jelas..

      kemampuan sosialisasi VS Pola asuh otoriter, agan tinggal nyari dari "varibel kemampuan sosialisasi" memiliki kriteria apa ? begitu juga dengan "variabel pola asuh otoriter" memiliki kriteria apa ? kalo dah ketemu, tinggal di cross

      contoh,

      kemampuan sosialisasi ;
      - kemampuan interasksi (menarik diri/terbuka)
      - kemandirian
      - daya saing
      - dst.

      untuk mengasah pemahaman agan, silahkan simak penjelasan di blog ini dan seluruh share yang ada disini biar lebih mudah memahami.

      Hapus
  17. kak saya mau nanya gimana cara buat kita nyari datanya dari masalah yg kita dapatkan, soalnya suka bingung untuk nyari data dari masalah yg saya angkat, contohnya variabel dependen indeks masa tubuh, variabel independenya usia menarche pada remaja...

    BalasHapus
    Balasan
    1. super sekali...;-)...

      indeks massa tubuh, kriteria yang mau dicari itu ;
      - ideal
      - tidak ideal

      usia menarche, kriteria yang mau dicari itu ;
      - usia < 10 thn (Pubertas Prekoks)
      - usia 11-13 thn (Menarche Normal)
      - usia 14-16 thn (Menarche Tarda)

      dan ini berarti dilapangan agan mendapati atau mencoba mencari tahu bahwa terdapat indeks massa tubuh (BB ideal/tidak ideal) yang mempengaruhi usia menarche pada remaja...

      sekian, mudah-mudahan ini membantu. silahkan share lagi kalo masih bingung.

      Hapus
    2. Tolong kak kasih masukan untuk judul departemen gerontik, saya bingung tentukan judul. Tolong saya ya kak

      Hapus
    3. Gerontik,...hadiuw...saya ga bisa ngasih saran judul...tapi kalo mau ngeliat contoh judul silahkan klik Free Skripsi 1 dan Free Skripsi 2 pada menu tab diatas...disitu ada berbagai judul.

      Hapus
  18. Maaf gan mau nanya, saya kan mengajukan judul hubungan peran orang tua terhadap tingkat keberhasilan toilet training pada toddler usia 1-3 tahun. Tapi dosen saya minta untuk mengubah variabel yang peran orang tua itu. Apa sebaiknya ya? Saya sudah mengganti dengan pola asuh tetapi kata dosen nya sudah bnyak pola asuh . Sebaiknya apa ya gan? Mohon bantuannya 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo seperti itu...di ganti aja dengan "Hubunga tingkat pengetahuan orang tua terhadap keberhasilan toilet traning pada usia todler 1-3 tahun"....mungkin dosennya mau

      Hapus
  19. pengetahuan sudah tidak boleh dikampus saya, soalnya sudah bnyak kata dosennya.
    maaf sebelumnya, saya liat contoh judul abng yg diatas tntnag hubungan jajanan anak SD pada pedagang kaki lima terhadap kesehatan pencernaan. jadi saya coba ajukan judul itu, kata dosen saya ini multivariat susah nnti km. jadi kalau saya ganti variabel agar tidak multivariat. apa yg cocok ya? apa spesifik sperti khusus ke minuman aja / makanan aja . maaf sebelumnya.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ooh...begini salah...begitu salah...begitulah kehidupan hukum perkuliahan...pasal 1 ayat 1 dosen selalu benar..pasal 1 ayat 2 mahasiswa selalu salah...pasal 1 ayat 3 hal-hal yang belum tercantum selalu merujuk ke pasal 1 ayat 1...wkwkwkwkkk...bercanda.

      judul "hubungan jajanan anak SD pada pedagang kaki lima terhadap kesehatan pencernaan" memang multivariat...tapi tidak begitu amat...justru pada saat pemilihan variabelnya baru kita spesifikaan...kalo judulnya dibikin sepesfik...contohnya saja "hubungan jajanan panganan pentol anak SD pada pedagang kaki lima terhadap kesehatan pencernaan (tidak diare)"..justru ini akan membuat agan kesulitan mendapatkan sample, karena mungkin ada masalah diare yang muncul bukan karena pentol...bisa jadi karena panganan lain atau minuman.

      jadi untuk variavel variabel jajanan panganan bisa diambil 2 ato 3 varibel misalanya; pentol, bubur ayam, dll
      jadi untuk variavel variabel jajanan minuman bisa diambil 2 ato 3 varibel misalanya; es jeruk, es teh, dll

      dan variabel kesehatan pencernaan bisa berupa ; tidak diare, tidak gastritis, tidak thypoid, dll

      tinggal dibikin cross...setelah itu baru akan kelihatan apakah kerana multivariat ini akan menyulitkan atao tidak. demikian. mudah-mudahan ini membantu.

      Hapus
  20. Terimakasih jawabannya.. Karna saya memang belom luas pengetahuan kali ya mungkin gak begitu paham .
    Kalau dibikin judul lebih jelas antara 2 variabel ny itu gimana gan? Tntang jajanan itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh...sah-sah aja...yang penting variabel jajanan tersebut familiar, trend kasus, dan mudah didapatkan lieraturnya...

      Hapus
  21. Dan akhirnya gak dapat referensi, mau tanya lagi kalo hubungan mekanisme koping dengan regulasi emosi pada mahasiswi yang mengalami desminore itu apa saja yg harus saya kuasai? Apakah judulnya tepat? Dan ternyata ada jurnal yg sama jidulnya . Bagaimana referensi jurnal lainnya yg berkaitan ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. langsung saja...kalo deri segi judul sudah "OK"...trus mengenai apa yang harus di kuasai atao dipelajari adalah "mekanisme koping" dan "jenis regulasi emosi"...mengerti secara mendalam akan variabel tersebut baik dari segi defenisi, jenis, dan mekanismenya itu akan sangat membantu dalam penelitian agan jika terkait dengan judul ini.

      dan mengenai referensi...jangan khawatir...ada segudang referensi diluar sana yang siap dilahap habis jika berkenaan dengan judul ini.

      Hapus
    2. Gan, kalo yg judul jajanan tu variabel dependent ny di ganti dg diare aja bisa kan? Jdi cangkupan ny hanya itu aja. Klo kesehatan pencernaan kan luas . 😊

      Hapus
    3. variabelnya memang bisa diganti dengan "diare" aja...tapi belum tentu jajanan tersebut menyebabkan diare...bisa jadi ada kasus lain misalnya thypoid, kanker usus (akibat makanan karsinogenik), tukak lambung (akibat pengikisan mukosa oleh zat kimia pada jajanan), dll...
      makanya pada pemilihan variabel itulah kita tetapkan 2 ato tiga varibel...bukan pada judul ditetapkannya sebuah varibel...sepert itu...tapi semua itu bergantung pada Dwi...mo make yang mana..yang penting penelitian itu berjalan...sekarang tinnggal tetapkan judulnya...baru beranjak ke langkah berikutnya....jangan terlalu lama terfokus pada judul varibel...ambil keputusan dan lanjut ke sesi berikutnya....

      Hapus
    4. Oke, jadi di bab 2 nya menjelaskan tntg diare, jajanan dan anak sekolah kan? Untuk di bab 3 nya kuesoner nya lebih kemana ya gan? Mohon pencerahan sedikit 😁

      Hapus
    5. yep...betul sekali...kalo bab III sih biasnya isinya berupa "kerangka konsep dan hipotesis"... kalo mau lebih enak mempelajari bagaimana cara menyusun skripsi dari bab ke bab...silahkan download contohnya...tuh pada "menu bar" sudah saya sediakan linknya untuk di download secara gratis...silahkan dipilih dan dipelajari dari bab ke bab...

      Hapus
  22. gan saya mau sharing judul " Hubungan pengetahuan ibu bekerja tentang managemen laktasi dengan perilaku ibu dalam pemberian asi" sblm di konsul ke dosen ehehe mohon pencerahannya ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. langsung...Judulnya sudah OK...arah penelitiannya ingin mengukur korelasi antara "pengetahuan dengan perilaku"...ini sangat OK....demikian pencerahannya...kalo masih ada yang mau ditanyakan silahkan komen balik

      Hapus
  23. Gan mo tanya apakah judul faktor2 yg mpengaruhi infeksi luka operasi itu sdh terlalu umum mohon sarannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Langsung saja...saya kasih pendapat 2 versi yah...kalo saya sebagai dosen pembimbing, maka saya akan mengatakan itu sudah teralulu umum, bukan hal baru bahkan dah basi, dan saya bisa mengatakan hasil penelitian untuk jenis luka operasi dalam bentuk kasus apapun itu arah penanganannya sudah bisa ditebak (ga ada hal baru)....itu penilaian pertama...

      kalo saya sebagai pembimbing lewat blog ini...saya akan mengatakan sah-sah aja mmeneliti judul demikian karena waktu, dan tempat penelitiannya berbeda dari mereka yang sudah lebih dahulu meneliti...dan terlebih bahwa ini adalah "HAL BARU BAGI AGAN" dan karena hal baru itulah agan tertarik untuk mengetahui, menjalani, mengukur, menalaah,dst. untuk seterusnya akan menjadi modal/momentum yang bisa jadi pegangan saat sudah terjun di dunia kerja dan selain itu yang akan menjalani kehidupan dengan minat pada ilmu bedah itu adalah agan...bukan dosen pembimbingnya.

      itu lah 2 versi penialaian yang bisa saya berikan...silahkan pertimbangkan...ambil keputusan dan jalankan. sekian, mudah2an ini bisa membantu.

      Hapus
  24. Gan mo tanya apakah judul faktor2 yg mpengaruhi infeksi luka operasi itu sdh terlalu umum mohon sarannya

    BalasHapus
  25. Gan mo tanya apakah judul faktor2 yg mpengaruhi infeksi luka operasi itu sdh terlalu umum mohon sarannya

    BalasHapus
  26. GAN GIMANA KLO JUDUL PENGARUH OKSIGENASI SAAT PEMASANGAN SATU RASI OKSIGEN DENGAN TEHNIK RELAKSASI PADA PASIEN MDR

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo saya sih melihatnya dari segi judul sih berantakan gan...SPOPnya gak terarah...

      - PENGARUH OKSIGENASI adalah subjek
      - PEMASANGAN SATU RASI OKSIGEN DENGAN TEHNIK RELAKSASI PADA PASIEN MDR adalah predikat

      trus objeknya apa gan ? artinya (subjek memberi perlakuan kepada objek itu apa ?)

      ...ibarat nya "ayo kita kesana..." tujuan "kesana" dari judul agan itu gak keliatan...beda halnya kalo kalimatnya "ayo kita ke depok makan mangga"...itu baru ok, tujuannya keliatan namun hasilnya nanti masih tanda tanya...jadi seperti itu ibaratnya...mudah-mudahan faham.

      jadi judulnya masih perlu dibaikin SPOP nya (Subjek nya apa ?, Predikat nya apa ?, Objek nya apa ? dan Predikat dari objeknya apa ? )

      Hapus
  27. halo kak, blognya sangat bermanfaat sekali. saya mau minta saran untuk judul skripsi keperawatan jiwa dong. saya ada ide tentang catcalling/street harrashment karna itu lagi marak dikalangan perempuan saat ini. apakah itu bisa jadi bahan peneliitian? tapi saya bingung apa yg akan ditelitinya hhe tolong bantuannya/ saran judul lainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih atas kunjungannya...cattcalling sih sebenarnya sudah lama, bahkan saya sendiri sempat jadi pelakunya...(heheheh...tpi pernah jadi korban juga loh..hadiew)..untuk skripsi ini lebih mengarah ke psikologis...kalo agan melihatnya ato berdasarkan data yang diperoleh banyak yang merasa terganggu emosinya (mungkin jiwanya lebay / mentalnya krupuk, dll) dan olehnya itu saya rasa ini bisa dijadidkan penelitian...

      dan untuk judulnya saya contohkan "Hubungan catcalling/street harrashment diruang publik pada remaja putra / putri usia 15 - 21 tahun dengan citra diri"...

      kira2 contohnya demikian...silahkan dikembangkan...intinya aga cari data dulu...berapa banyak pelaku cattalling, intensitasnya dan jumalh korban yang merasa tidak nyaman (klasifikasi tidak nyamannya apa ?)...setelah data itu ada kita tinggal bikin garis besarnya..ketemu deh apa yang mo di teliti...intinya " data awal " tanpa data awal hanya mengandalkan trend/issue/ide itu sama aja zonk...

      Hapus
  28. Selamat malam.. trimakasih blognya sangat membantu sekali

    Namun disini sebelum saya ajukan ke dosen untuk judul yang ini.. saya mau minta pendapatnya agan dulu nih..
    Jadi saya disuruh mencari judul gawat darurat nih gan..
    Dan akhirnya saya dapat judul "Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfeksia pada neonatus di ruang Nicu"
    Saya harap agan bisa membantu saya. Trimakasih ☺

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asfeksia di ruang nicu...saran saya jangan ambil resiko dengan judul demikian...bisa dibantai abis...asfeksia di ruang nicu dimana peralatan lengkap mulai monitor oksigen dan djj, pengatur oksigen dll, dan alat penopang hidup lainnya..kok bisa asfeksia...hadiuw...berat ngejawabanya gan...cari judul yg aman sentosa aja...kecuali agan faham betul dengan judul agan...itu saja saran saya...kalo masih ada unek2 silahkan di share...oh iya sori baru sempat balas...

      Hapus
  29. Selamat mlm gan, Trimakasih blog nya sangat membantu sekali.
    Saya mau tanya gan sya ingin mengambil judul yg berhubungan dengan keperawatan komunitas.
    Yg ingin sya survei yaitu suatu lingkungan di daerah X dimna lokasi tersebut dekat dgn pegunungan dan banyak sekali di sediakan berbagai macam penginapan di rumah warga.yg buat sya penasaran bagaimna cara keluarga tersebut untuk mengatasi anak2nya yg masih bersekolah daerah tersebut juga terdapat lokalisasi.

    Kalo judul yg saya ambil kyak gni kira nya memberatkan sya apa gk ya gan tlong batu beri solusi gan.
    "Hubungan pola asuh anak usia 15-17thn terhadap kepribadian masyarakat di daerah X"

    Sya tunggu jwbn nya agan Trimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sory baru bisa balas...baru sempat, sibuk urusan kantor...langsung saja...judulnya sudah ok, dan sy rasa ga ada kesulitan kalo judul seperti ini...kalo ada kesulitan, silahkan di share..

      Hapus
  30. gan saya mahasiswa smt 7 akan mengajukan judul "hubungan antara anak usia dibawah 2 tahun dengan masih diberikannya asi" menurut agan gimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Judulnya blom jelas mau kemana arahnya...SPOP (subjek, predikat, objek dan predikat) nya ga keliatan...saran saya baikin judulnya...baca lagi komen2 diatas...nanti agan akan mengerti maksud saya

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. gan gimana kalo yang ini masuk gadar engga ya?
      "pengaruh teknik relaksaki terhadap pertolongan pertama pemberian terapi infus pada pasien anak usia 3-5tahun di IGD RS X"
      itu saya juga dapet inspirasi dari menu tab agan yang diatas

      Hapus
    4. Kalo teknik relaksasinya itu sendiri itu sih jatuhnya umum, bisa dilakukan dikasus apa saja...jadi kalo mau dikategorikan dalam gadar sih sy kurang setuju apalagi kalo hanya dibumbui kalimat "pertolongan pertama"...itu hanya sekedar predikat agar penggunaan relaksasinya memiliki tujuan dan saat yg jelas mau kemana...dan dari segi judul sih sudah ok...tinggal eksekusi...moga sukses.

      Hapus
    5. Selamat malam, terima kasih blog nya bermanfaat 😊
      Saya mau tanya gan, kan mau ambil keperwatan anak kalo saya ambil judulnya kayak gini " hubungan kekerasan verbal terhadap perkembangan kognitif anak usia 3-6 tahun di TK X"
      Mohon solusi dan sarannya gan 😊😊

      Hapus
    6. Buat zhum isnawati...maaf baru bisa balas yah...sibuk urusan kantor...langsung saja, kalo dari ssgi judul sudah ok, arahnya jg ok...pokoknya ok lah...tinggal eksekusi...

      Hapus
    7. Terima kasih kak. Tp saya di suruh ganti lagi judul saya "perbedaan kejadian tempertantrum pada ibu bekerja dan tidak bekerja" menurut kakak gimana

      Hapus
    8. Judul ini juga ok...menarik buat dikerjakan...masuk kategori trend issue dimasyarakat...sampelnya jg banyak...tinggal nyasar perkantoran dan rumah...met berburu...

      Hapus
  31. selamat pagi .makasih banyak blog inisangat bermanfaat bagi saya .saya hanya numpang tanaya judulnya udah di acc.namun terjadi kendala saya adalah cara menyusung tetanag terapi buah merah terhadap penyakit hipertensi..tolong minta saranya ????

    BalasHapus
  32. terimakasih banayak di weBLOG ini.saya minta tolong untuk penyusung proposal penilitian tentang pengaruh terapi buah merah terhadap penyakit hipertensi .mohon caranya penyusunya?
    iya maaf saya belum dawnload ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Langsung saja...penyusunan dari segi mana yg terkendala ? Kerang konsep ? Hipotesis ? atau dimana bagian mana ?mohon lebih jelas..

      Hapus
  33. Selamat sore kak... ? Saya menemukan masalah pada anak usia 4 tahun anak tersebut mengalamai gangguan perkembangan bicara... tidak sesuai dengan anak pada umumnya... jadi saya mempunyai ide ingin membuat judul skripsi saya tentang "HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN BICARA PADA ANAK USIA 2-4 TAHUN DI DESA X

    BalasHapus
    Balasan
    1. Langsung saja...idenya bagus dan dari segi pembuatan judulnya juga sudah ok...namun harap diperhatikan bahwa kalo kasusnya cuman 2 atau 3 orang anak saja yg mengalami kejadian tersebut didalam satu desa maka itu belum bisa mewakili, ingatlah akan minimal perhitungan sample penelitian...carilah kasus yg memang ada di masyarakat namun minimal sampelnya terpenuhi...demikian saran saya...kalo masih ada yg mau di share, silahkan comen lg..

      Hapus
  34. Gan mau nanya tentang judul skripsi keperawatan komunitas. saya ada judul
    pengaruh pemberian rebusan daun sirih untuk kesehatan mata pada lansia
    gimana gan . mohon saran nya
    makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lansung sja...ini sama kasusnya dengan mas ekodarmawan..(komen diatas)..cuman beda judul...ide ok, judul ok...cuman harus ingat sample penelitiannya terpenuhi atau tidak ? Saran saya sama dengan koment diatas yah

      Hapus
  35. Slamat malam gan saya mau tanya tentang judul saya ini apakah sudh cocok atau pas HUBUNGAN MOTIVASI PRAKTEK KLINIK MEDIKAL BEDAH DENGAN PENCAPAIAN TARGET KETERAMPILAN KLINIK mahasiswa xxxx sekian trimakasih gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ide ok, judul ok...tinggal eksekusi...semangat...

      Hapus
  36. Selamat pagi gan, saya mau tanya tentang judul saya apakah sudah benar atau kurang Pengaruh Permainan Konstruktif (Origami) Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia Prasekolah 4-5 tahun Di Tk xxx. mohon sarannya, terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Judul dah ok...tinggal eksekusi gan...met berjuang

      Hapus
    2. terima kasih gan.. tapi apakh judul saya trllu familiar gan??

      Hapus
    3. Sepengetahuan saya sih, judul mengenai permainan konstruktif vs perkembangan motorik halus memang ada tp masih jarang...saran saya sih jangan terlalu terpengaruh akan hal tersebut supaya bisa fokus...

      Hapus
  37. assalaualaikum
    selamat malam saya mautanya tentang judul saya sudah benar apa belum " hubungan kepatuhan minum obat hipertensi terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Judul sudah ok...tinggal eksekusi...cuman judul ini sdh familiar banget...

      Hapus
  38. gan mau tanya nih kalo judul saya gimana ya "hubungan kematangan sosial dengan tingkat stress pada siswa full day school"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Judulnya masih kurang dikit...tinggal nambahin aja pada variavel siswanya...maksudnya pengukuran kematangan sosialnya mau diukur pada sisawa usia dimana ? Apakah siswa usia pra sekolah, usia dini, atau dll...itu yang harus jelas...kalo tidak seperti demikian maka arah penelitian agan akan mengarah kesemua tingkatan umur dan itu ga fokus...demikian sarannya..

      Hapus
  39. Assalamualaikum gan, terimakasih blog nya sangat bermanfaat, saya mau konsultasi mengenai isue yg terjadi di puskesmas skg bahwa org yg terkena tb harus di periksa dm begitupun sebaliknya. Saya tertarik dengan isue ini utk dijadikan penelitian, tp saya bingung dgn judulnya, gmn ya gan? Mohon pencerahannya. Trims :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh...untuk saran judul sy ga bakal ngasih...tapi kalo cara ide konstruktif cikal bakal judul sy kasih tekniknya, sebagai berikut :
      1. Cari tahu dulu range umur yg bermasalah TB atau suspeknya
      2. Cari tahu polemik di masyarakat ttg pengetahuannya masalah TB, dan dampak sosialnya
      3. Cari tahu di Puskesmas X yg menetapkan ttg protap atau kriteria pemeriksaan TB
      4. Cari tahu jumlah pasien DO, berobat kembali, berhasil sembuh, dst.

      Intinya cari tahu segala issue tersebut....kalo dah ketemu, coba hubungkan issue itu antara satu sama lain hingga membentuk ide judul sementara...ato kalo masih bingung, silahkan issue nya di share disini, nanti dibantu untuk membangun judulnya...sekian, mudah2an ini bisa membantu

      Hapus
  40. Kak mau sharing judul ni "hubungan pengetahuan dan sikap perawat dan bidan dalam penanganan kegawatdaruratan pada bayi baru lahir dengan kejadia asfiksia" menurut kakak jdul.a gmana ap prlu prubahan mhon tngggapannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo dari segi judul sdh ok...SPOP nya dah jelas, tinggal nambahin di tempat mana penelitian itu dilakukan...dan ini jg masih trand kasus...selamat berburu...semangat

      Hapus
  41. Kak saya boleh minta pendapat?
    Jadi saya punya 2 judul:
    1. Faktor2 yg berhubungan dengan nyeri menstruasi (dismenorea) pada mahasiswi di univ x
    2. Faktor2 yg berhubungan dengan status imunisasi dasar pada bayi usia 0-12 bulan di puskesmas x

    Kira2 judulnya lebih baik yg mana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kedua-duanya bagus...sangat simpel buat dikerjain...judul ok...tinggal eksekusi

      Hapus

Terimakasih atas kunjungan agan-agan di webblog ini. Bila ada masalah download, segera laporkan secara terperinci dan juga bila ada unek2 yang mau ditanyakan silahkan berkomentar dengan baik. Semua koment akan dibalas sesegara mungkin selama pulsa ane buat OL masih ada. "UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN, SEBGAI BLOGGER DIHARAPKAN JANGAN MENGHAPUS KOMENT SENDIRI YANG SUDAH ADA, JIKA TIDAK KOMIT DENGAN INI...PERTANYAAN BERIKUTNYA TIDAK AKAN DILAYANI.

Tag

Pemijatan bayi bulan penerapan bedside teaching mutu perbandingan persepsi pasien jps pengetahuan sikap perawat strategi pengaruh orientasi terhadap tingkat antara beban kerja efektifitas teknik pelaksanaan prosedur tetap dengan hubungan petugas pemberian cognitive support abstrak studi perbandingan persepsi kepuasan tentang bodi image pada relaksasi benson correlation attitude of pregnant in Mardiatun analysis of relation between prestation konseling keluarga gangguan diri pada pengetahuan sikap analyze correlation knowledge hubungan dukungan keluarga penyuluhan pre operasi kontrasepsi faktor-faktor pendidikan kesehatan gambaran klien yang analisis interpretasi kadar gds glukosa mekanisme koping pada perbedaan efek kompres survey hemoglobin lansia berdasarkan dalam derajat cacat kusta kekuatan otot penderita inisiasi relaksasi kepatuhan melaksanakan kualitatif konsep dan perilaku indeks prestasi lulusan terapi aktivitas kelompok tak body bidan karakteristik ibu pelatihan asuhan