Kumpulan Skripsi S1 Keperawatan: Gemuk Setelah Menikah dan Solusinya
Sebelum anda melakukan download full teks terhadap semua skripsi dalam webblog ini maka sebaiknya anda membaca PRIVACI/WARNING dari kami

New* Proposal Lelang Rp. 500 Rb (Nego)>>> "Hubungan Penggunaagn Kontrasepsi PIL KB Hormonal dengan Libido pada Wanita Usia Subur" >>> Selengkapnya DISINI

New* Proposal lelang Rp. 500 Rb (Nego). >>> Hubungan Kafein Yang Terkandung Dalam Kopi Atau Teh Dengan Tingkat Kesuburan Pada Wanita Dari Pasangan Usia Produktif. read more ......

C A U T I O N !!!
Untuk membaca setiap url postingan dalam webblog ini, agan-agan akan di arahkan ke url adf.ly.com selama 5 detik, dan untuk melanjutkan membaca artikelnya maka tinggal klik "SKIP AD" yang berada pada pojok kanan atas dan agan akan diarahkan langsung ke url postingan yang mau dituju.

Hai rekan-rekan sekalian yang lagi sementara menyusun sebuah skripsi dan bagi mereka yang mencari literature buat makalah atau apapun itu yang menyebabkan hal ini menjadi kebutuhan anda, disini kami mencoba memberikan sebuah refensi yang bisa mendukung kegiatan anda tersebut. Harapan kami adalah kebutuhan akan sebuah referensi anda bisa temukan disini. Kami hadir hanyalah semata untuk berbagi ilmu, sebab kami sadari bahwa ilmu hanya bisa berguna bila bisa bermanfaat bagi khalayak namun kamipun tidak mendukung kegiatan plagiat dan olehnya itu bila anda melakukan hal tersebut maka konsekuensi dan tanggung jawab moral tentunya juga berada ditangan anda.

Kesalahan terbanyak yang paling banyak dilakukan oleh rekan-rekan ketika mencari sebuah referensi adalah ketika telah menemukan referensi yang dicarinya, maka tidak segan-segan melakukan kegiatan plagiat (mengkopi seluruh isi pustaka/buku) tanpa sudi membahasakan dalam bentuk bahasa dan pemahaman yang ditangkapnya dari referensi tersebut. Oleh itu kami sekali lagi tidak mendukung kegiatan tersebut

Dan kunci sukses dalam menyelesaikan sebuah skripsi adalah kerja keras. Tanpa kerja keras hasil yang anda peroleh pun juga nol. Mau atau tidak, hanya merekalah yang gemar bekerja akan mendapat hasil.

Rekan-rekan sekalian, disinipun kami tidak hanya sekedar memberikan referensi buat anda namun kamipun akan berusaha membantu anda dalam menyelesaikan skripsi, kami pun berharap mudah-mudahan pengunjung blog ini adalah mereka yang mau belajar dan bekerja.

Jumat, 06 Januari 2012

Gemuk Setelah Menikah dan Solusinya

Kumpulan Skripasi >>> Artikel Kesehatan >>>  Obesitas Pasca Nikah

Banyak pria dan wanita merasa badannya lebih berisi atau bertambah setelah menikah. Perasaan lebih gemuk ini bisa jadi bukan sekedar mitos. Studi baru yang dipresentasikan di American Sociological Association, menyatakan perkawinan memang bisa mengarah ke penambahan berat badan yang cukup signifikan.
Studi ini mengatakan, setelah menikah berat badan wanita bisa meningkat hingga 33 persen. Angka itu pun masih masuk kategori peningkatan berat badan dalam skala kecil. Peningkatan berat badan pada skala yang lebih besar, bahkan mencapai 48 persen.

Hal yang senada dari hasil Penelitian Universitas Queensland mengungkapkan, mayoritas wanita terbelenggu dengan kenaikan berat badan yang cukup signifikan setelah hidup bersama pasangan.
Annete Dobson, profesor biostatistik yang terlibat dalam penelitian, mengatakan, wanita menikah usia 20-an – 30-an yang belum memiliki anak cenderung lebih gemuk dibandingkan wanita lajang dengan usia sama. hal tersebut diungkapkan setelah menyurvei 6.458 wanita Australia selama 10 tahun. Hasilnya, mereka yang telah menikah dan memiliki anak rata-rata mengalami kenaikan berat badan sebesar 7 kilogram. Sedangkan mereka yang baru memiliki satu anak perempuan cenderung menjadi lebih gemuk 4,9 kilogram dibandingkan saat masih lajang.

Namun, tunggu dulu, jangan buru-buru mengkambinghitamkan pernikahan jika anda tiba-tiba menjadi gemuk. Studi yang dilakukan pada tahun 2006 menemukan bahwa ada kecenderungan perubahan pola makan pada wanita setelah menikah.
Orang yang telah menikah cenderung sering makan bersama. Hal ini yang diyakini menjadi salah satu penyebab meningkatnya berat badan seseorang setelah menikah. Saat masuk ke suatu hubungan pernikahan, pasangan cenderung menjalani gaya hidup ‘nyaman’. Banyak waktu santai dan tanpa sadar menjadikan makanan sebagai pelampiasan.

Jika sang suami memiliki porsi makan lebih banyak, hal ini dapat mempengaruhi nafsu makan sang istri. Dengan kata lain, keinginan untuk makan banyak terkadang bukan disebabkan oleh nafsu makan sendiri, namun berasal dari nafsu makan yang tertular dari pasangan mereka. Pasangan yang baru menikah juga cenderung untuk sering bereksperimen membuat masakan. Akhir pekan yang dihabiskan bersama, sering identik dengan membuat menu baru pada makanan mereka. Sebagai bentuk penghargaan, sang suami akan menghabisakan makanan sebagai penghargaan bagi sang istri. Sementara itu, sang istri juga akan terpengaruh dengan nafsu makan suami

Namun, lelaki cenderung menghabiskan kalori yang lebih banyak dibandingkan perempuan, bahkan ketika sedang beristirahat. Sedangkan pembakaran kalori pada tubuh wanita lebih lambat. Oleh karena itu jangan heran perempuan cenderung lebih mudah bertambah gemuk setelah menikah. Pernikahan juga membuat banyak wanita tidak lagi memikirkan masalah penampilan, sehingga hal tersebut membuat mereka berhenti berolahraga.

Untuk menghindari hal itu, Anda dan pasangan harus mulai memperhatikan kebiasaan dan gaya hidup. Seperti yang dilansir dari setuphealth, berikut empat cara menjaga berat badan setelah menikah.

1. Ketahui porsi makan yang benar
Porsi makan Anda dan suami jelas berbeda. Ingat, porsi makan Anda yang tepat adalah sekitar 1/2 hingga 3/4 dari porsi makan suami. Makan dengan menggunakan piring kecil juga bisa bantu mengurangi asupan makanan. Cara makan ini disebut juga dengan diet piring.

2. Tantang pasangan untuk berolahraga
Jika suami Anda memiliki jiwa kompetitif, manfaatkan hal ini. Misalnya dengan menantang pasangan untuk berlari sepanjang 5 kilo. Buat suasana olahraga menyenangkan dan jadikan hal ini sebagai kebiasaan, maka Anda berdua akan termotivasi untuk melakukan olahraga yang lebih dari biasanya.

3. Masak makanan bernutrisi

Lelah akibat seharian bekerja terkadang buat Anda malas untuk memasak dan lebih memilih memesan makanan cepat saji. Hal ini memang mudah , tapi tentu saja membuat ukuran pinggang Anda dan pasangan terus bertambah. Sebelum terlambat, ubahlah kebiasaan buruk itu dengan memasak makanan berserat dan penuh nutrisi bersama. Buatlah jadwal menu di awal minggu dan pergilah berbelanja. Memasak bersama-sama tiap malam tentu juga memberikan waktu berkualitas bagi hubungan Anda berdua.

4. Berjalan-jalan
Setelah selesai makan malam, hindari duduk di depan televisi sambil memakan camilan. Lebih baik jalan-jalanlah di sekitar komplek perumahan Anda selama 15 sampai 20 menit. Itu merupakan cara yang bagus untuk mengurangi jumlah kalori, dan mengobrol dengan pasangan setelah hari yang panjang tentu akan membuat Anda senang dan membut hubungan pernikahan lebih intim.
Sumber ;
  1. http://yahoo.com/perempuan-tambah-gemuk-setelah-menikah-ini-alasannya-110929603.htm
  2. http://gugling.com/2010/07/17/mengapa-wanita-jadi-gemuk-setelah-menikah/
  3. http://www.gallerydunia.com/2011/11/4-tips-agar-tak-gemuk-setelah-menikah.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan agan-agan di webblog ini. Bila ada masalah download, segera laporkan secara terperinci dan juga bila ada unek2 yang mau ditanyakan silahkan berkomentar dengan baik. Semua koment akan dibalas sesegara mungkin selama pulsa ane buat OL masih ada. "UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN, SEBGAI BLOGGER DIHARAPKAN JANGAN MENGHAPUS KOMENT SENDIRI YANG SUDAH ADA, JIKA TIDAK KOMIT DENGAN INI...PERTANYAAN BERIKUTNYA TIDAK AKAN DILAYANI.

Tag

Pemijatan bayi bulan penerapan bedside teaching mutu perbandingan persepsi pasien jps pengetahuan sikap perawat strategi pengaruh orientasi terhadap tingkat antara beban kerja efektifitas teknik pelaksanaan prosedur tetap dengan hubungan petugas pemberian cognitive support abstrak studi perbandingan persepsi kepuasan tentang bodi image pada relaksasi benson correlation attitude of pregnant in Mardiatun analysis of relation between prestation konseling keluarga gangguan diri pada pengetahuan sikap analyze correlation knowledge hubungan dukungan keluarga penyuluhan pre operasi kontrasepsi faktor-faktor pendidikan kesehatan gambaran klien yang analisis interpretasi kadar gds glukosa mekanisme koping pada perbedaan efek kompres survey hemoglobin lansia berdasarkan dalam derajat cacat kusta kekuatan otot penderita inisiasi relaksasi kepatuhan melaksanakan kualitatif konsep dan perilaku indeks prestasi lulusan terapi aktivitas kelompok tak body bidan karakteristik ibu pelatihan asuhan